JSC Beri Ruang Kolaborasi Perusahaan Digital

Jumat, 13 September 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3492

Diskominfotik Dorong Startup dan Perusahaan Teknologi Berkolaborasi dengan JSC

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta terus mendorong agar perusahaan rintisan atau startup maupun perusahaan digital lainnya dapat berkolaborasi dengan Jakarta Smart City (JSC) dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota cerdas dengan enam pilar utamanya.

Untuk pengembangan kota cerdas

Adapun keenam pilar tersebut yakni, smart living, smart mobility, smart environment, smart economy, smart governance, dan smart people.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, JSC pada saat ini memposisikan dirinya sebagai inovation hub dan living lab yang dapat menjadi playground atau sarana kolaborasi para startup, super app, maupun perusahan digital lainnya dengan Pemprov DKI untuk membangun dan memajukan Jakarta.

"Inisiasi ini merupakan bagian dari pengembangan JSC untuk pengembangan kota cerdas yang bertumpu pada kolaborasi ekosistem digital yang ada di Pemprov DKI," ujarnya, Jumat (13/9).

Untuk itu, sambungnya, Pemprov DKI Jakarta mendorong para insan kreatif dan perusahaan digital menjadikan dan menggunakan infrastruktur Jakarta untuk mengenalkan teknologi yang dimiliki.

"Kolaborasi dapat dilakukan dengan bekerja sama dalam ide dan gagasan, menyusun narasi, berbagi beban investasi, hingga mewujudkannya bersama-sama dalam koridor enam pilar Jakarta Smart City," terangnya.

Atika menjelaskan, konsep smart city sudah dibangun dari 2015, dan hingga saat ini Jakarta sudah cukup memiliki infrastruktur yang baik, tinggal meningkatkan utilisasi infrastruktur tersebut dengan kolaborasi.

"Tentunya ini meningkatkan dan percepatan dari implementasi enam pilar smart city melalui strategi kolaborasi. Di sini kita duduk bareng dan sama-sama tahu solusi dari kedua belah pihak," ungkapnya.

Atika menilai, startup dan perusahaan digital masa kini cepat bergerak, fleksibel, dan memiliki potensi besar untuk berkembang ke depan sehingga kolaborasi ini akan bermanfaat dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik.

"Peran Jakarta Smart City itu memastikan bahwa teknologi itu bisa diimplementasikan secara cepat dan memadai. Sedangkan SKPD sebagai implementator dan akselerator," ucapnya.

Ia menambahkan, tiap-tiap projek dalam kolaborasi itu ada Key Performance Indicator karena bergerak dari smart collaboration.

"JSC terbuka bagi siapa saja yang ingin bekerja sama. Namun demikian, kami tetap melakukan kurasi terkait bidang kerja sama, kesesuaian dengan enam pilar, serta based untuk menyelesaikan masalah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kemenkominfo RI Apresiasi Kerjasama Pemprov DKI Dengan Perusahaan Digital

Kolaborasi Pemprov DKI dengan Perusahaan Digital Diapresiasi

Jumat, 13 September 2019 1422

Pemprov DKI Sepakati Kerja Sama dengan 8 Perusahaan Digital

Pemprov DKI Sepakati Kerja Sama dengan 8 Perusahaan Digital

Jumat, 13 September 2019 13173

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468997

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307711

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284326

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260941

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196575

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks