Senin, 05 Agustus 2019
Reporter: Mustaqim Amna
Editor: Toni Riyanto
1447
(Foto: Mustaqim Amna)
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta terus mengoptimalkan persiapan menuju PON XX di Papua pada tahun 2020.
Saat ini progresnya sangat menggembirakan
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo mengatakan, untuk masing-masing cabang olahraga (Cabor), seluruh atlet terus dilatih dan dibina untuk meningkatkan kemampuan bertanding, fisik maupun mentalnya.
"Kami menerapkan pola dengan menjadikan atlet sebagai subjek yang memegang peran utama menjadi juara ditopang para pelatih," ujarnya, Senin (5/8).
Djamhuron menjelaskan, KONI DKI Jakarta telah membentuk Tim Trisula yang terdiri dari Pengendali Peningkatan Prestasi Atlet (TP3A), Steering Committee (SC), dan Iptek Kesehatan dan Psikologi.
"Berdasarkan laporan terakhir, sejak Januari hingga Juli para atlet memperlihatkan kemajuan yang memggembirakan," terangnya.
Menurutnya, kemajuan ini terlihat pada posisi DKI yang masih dalam urutan teratas pra PON, sehingga optimis dapat meloloskan sebanyak mungkin atlet ke PON XX.
Ia mencontohkan, pada pra PON untuk cabang olahraga (Cabor) judo yang dipertandingkan di Yogyakarta, DKI berada di urutan pertama, sementara untuk wushu di urutan kedua setelah Jatim.
"Sebelum pra PON, wushu kita jauh tertinggal, tapi saat ini progresnya sangat menggembirakan," ucapnya.
Meski demikian, sambungnya, KONI DKI Jakarta akan terus menggembleng para atlet tersebut agar mencapai performa yang prima saat PON XX berlangsung. Salah satu caranya yakni dengan membuat program Training Camp dalam dan luar negeri, khususnya untuk Cabor dan atlet yang berpotensi meraih emas.
"Kami optimistis meraih hasil terbaik dengan menjadi Juara Umum di PON ke-20," ungkapnya.
Sementara itu, Bendahara Umum KONI DKI Jakarta, Novita Dewi menambahkan, sesuai arahan dari Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, pihaknya juga melakukan persiapan matang dari sisi anggaran.
"Kami akan buat secara detail, kebutuhan anggaran ini memang menjadi persiapan yang menjadi fokus perhatian. Kami sedang melakukan penyempurnaan, targetnya penyusunan anggaran rampung pekan ini," katanya.
Novita menuturkan, untuk kebutuhan anggaran di tahun 2020 diperkirakan mencapai Rp 800 miliar. Untuk memenuhi kebutuhan anggaran itu, selain bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, KONI menginginkan agar bisa dilakukan melalui pola Bapak Angkat untuk masing-masing Cabor.
"Kita akan mengundang para pengusaha, tentunya dengan izin dari Pak Gubernur untuk meng-update kebutuhan pembinaan olahraga di Jakarta," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Muhamad Abror dan Meliza Xaviera Putri Terpilih Jadi Abnon Jakarta 2019
Sabtu, 13 Juli 2019
3818
Cabor Woodball DKI Bertekad Raih Prestasi Terbaik di PON XX
Minggu, 19 Mei 2019
3721
Listrik Mati di Jakarta, Anies Pastikan Pelayanan Publik Tidak Mengalami Gangguan
Minggu, 04 Agustus 2019
2035
Anies Resmikan Gelanggang Olahraga Rorotan dan Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng
Senin, 29 Juli 2019
4510
DKI Jadi Tuan Rumah Forum Diskusi Keolahragaan Nasional