Jumat, 07 November 2014 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Erikyanri Maulana 3572
(Foto: Rudi Hermawan)
Rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi rupanya mulai berimbas pada kenaikan harga sejumlah komoditi sayuran seperti cabai dan bawang. Meski tidak terlalu signifikan, namun diprediksi kenaikkannya akan terus terjadi.
Dian (54), salah satu pedagang di Pasar Senen mengatakan, untuk sembako belum ada kenaikan. Namun, untuk harga cabai dan bawang ada kenaikkan. Harga cabai yang semula Rp 40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 50 ribu per
kilogram.Begitu pun dengan harga bawang yang semula Rp 15 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 18 ribu per kilogram. "Untuk sembako belum ada kenaikkan, justru harga telur ayam turun, dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 18 ribu per kilogram," ujar Dian, Jumat (7/11).
Hal yang sama juga dikatakan Dani (23), salah satu pedagang di pasar Thomas, Gambir. Ia menuturkan, kenaikan harga terjadi pada komoditi cabai dan bawang serta tomat. Kenaikan harga itu juga diprediksi masih akan terus berlangsung meski tidak terjadi kelangkaan komoditas tersebut.
"Ini harganya akan terus meningkat, nggak mungkin turun," katanya.
Sayangnya, Kepala Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat, Sri Indrastuti tidak dapat dimintai keterangannya terkait hal ini.