Warga Rusun Pulogebang Rintis Usaha Ekonomi Kreatif

Selasa, 07 Februari 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 14489

Kelompok Sulam Mutiara Rusun Pulogebang Rintis Usaha Ekonomi Kreatif

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Puluhan ibu rumah tangga warga Rumah Susun (Rusun) Pulogebang, Jakarta Timur, mulai merintis usaha ekonomi kreatif. Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Sulam Mutiara RPG itu, kini sudah mampu menghasilkan sejumlah varian produk handicraft.

Hasil dari menjahit akan dikombinasikan dengan sulam. Dengan begitu produk akan memiliki nilai jual tinggi

Wakil Ketua Bidang Daya Saing Produk, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, Irma Gamal Sinurat mengatakan, pihaknya pertama kali datang melakukan pembinaan pada akhir 2016 lalu. Selain memberikan pelatihan menjahit dan sulam, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap ibu-ibu.

"Jadi hasil dari menjahit akan dikombinasikan dengan sulam. Dengan begitu produk akan memiliki nilai jual tinggi," katanya, Selasa (7/2).

Untuk mematangkan hasil produksi,lanjut Irma, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada ibu ibu kelompok sulam ini."Kita akan bantu pemasaran mereka hingga menjangkau usaha retail. Di rusun ini harus ada galeri agar menjadi sentra eknomi kreatif dan desainer atau konsumen lain mudah mengakses," katanya.

Endang Rahmi Ningsih, pendamping kelompok sulam mutiara menambahkan, keseluruhan ada 20 ibu warga rusun yang terlibat kegiatan. Mereka aktif memproduksi di sela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga.

"Perlu keuletan dan ketelatenan mendorong mereka. Berbagai teknik menyulam kini sudah dikuasai," ujarnya.

Dengan pelatihan berbagai teknik itu, kini ibu-ibu sudah mampu memproduksi varian produk kerajinan sulam seperti kerudung, taplak meja, bros berenda, bros sulam, jepit rambut, tas, kantong cantik, celemek, pita sutera dan pita satin.

Selain itu, hasil sulaman mereka juga bisa dikombinasikan dengan produk sepatu dan selop perempuan. Rencananya, produk kombinasi itu akan menggandeng usaha sepatu produk warga rusun lainnya.

"Produksi kita untuk taplak dan kerudung bisa 30 serta bros 50 per bulan. Alhamdulillah Desember lalu hingga Januari ini sudah ada yang pesan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
100 Etalase Disiapkan untuk Warga Rusun di Jakut

100 Etalase Disiapkan untuk Warga Rusun di Jakut

Rabu, 01 Februari 2017 3665

DPRD Kabupaten Kudus Pelajari Pemberdayaan Ekonomi di Jaktim

DPRD Kudus Pelajari Pemberdayaan Ekonomi di Jaktim

Kamis, 02 Februari 2017 3982

Warga Rusun Pulogebang Dilatih Membatik

Warga Rusun Pulogebang Dilatih Membatik

Jumat, 02 September 2016 3333

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468987

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307701

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284318

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260933

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196567

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks