Rabu, 27 April 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Nani Suherni 5463
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat pertumbuhan nilai investasi periode 1 Januari hingga 22 April 2016 sebesar Rp 9 tiliun. Nilai ini meningkat Rp 3,3 triliun dari Rp 5,5 triliun ditahun 2015.
Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan, investasi yang masuk ke Ibukota pada tahun 2015 sebesar Rp 5,5 Triliun. Sementara pada tahun ini meningkat menjadi Rp 9 Triliun.
"Pembagiannya, tahun 2015 itu Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 5,5 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 430 miliar. Tahun 2016 PMA Rp 7,9 triliun dan PMDN Rp 1,1 miliar," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/4).
Dikatakan Edi, Peningkatan PMA ini karena sejumlah perizinan di DKI Jakarta saat ini jauh lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Gedung perkantoran dibangun hingga 270 hari kerja. Sekarang hanya 132 hari kerja," tandasnya.