Jumat, 19 Februari 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Rio Sandiputra 7574
(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)
Pemasangan ribuan lampu Light Emitting Diode (LED) untuk penerangan jalan umum (PJU) akan dilakukan secara bertahap di seluruh jalan di DKI Jakarta. Pemasangan lampu ini sendiri untuk menerangi jalan umum serta mengurangi angka kejahatan di malam hari.
Kepala Bidang Pencahayaan Kota Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Syamsul Bahri mengatakan, lampu jenis ini memiliki banyak keunggulan. Salah satunya daya tahan selama 50 ribu jam atau 12 tahun sehingga lebih hemat.
"Peneranganya juga maksimal, apalagi pencahayaanya bisa diatur melalui smart system. Kita akan pasang disemua jalan protokol, jalan arteri hingga jalan lingkungan," ujarnya saat meninjau kondisi lampu PJU di Jalan Gunung Sahari Raya, Jumat (19/2).
Menurut Syamsul, semenjak dipasangi 308 unit lampu dengan smart system, aktifitas pengguna Jalan Gunung Sahari Raya bisa tetap nyaman melintas di malam hari. Selain itu dengan pencahayaan lampu yang maksimal juga menghilangkan kesan rawan, sehingga menambah keamanan bagi masyarakat disekitarnya.
"Saat ini total lampu PJU dipasang sudah sebanyak 1.400 unit, baik di Gunung Sahari, Jalan Juanda dan Jalan Veteran. Cukup maksimal dimalam hari," katanya.
Namun untuk pencahayaan di beberapa titik agak terganggu akibat terhalang pohon yang telah rimbun. Diantaranya di Jalan Pemuda, Kawasan Istiqlal dan banyak jalan lainnya di wilayah Jakarta Selatan. Pihaknya berharap instansi terkait bisa melakukan penopingan sesegera mungkin agar pencahayaan lampu bisa kembali maksimal.
"Kalau lampu penerangan tertutup menimbulkan kesan rawan saat masyarakat melintas di trotoar. Kita harap bisa sinergi dengan pertamanan untuk menoping lampu yang tertutup pohon rindang," tandasnya.