Rabu, 26 Maret 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 191
(Foto: Nurito)
Sebanyak delapan awak bus direkomendasikan untuk istirahat dan tidak boleh mengemudi sementara waktu membawa pemudik dari Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung Jakarta Timur karena mengalami masalah kesehatan.
"Direkomendasikan untuk istirahat setelah diperiksa dan diberikan obat"
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis di Posko Kesehatan, delapan awak bus tersebut mengalami gula darah hingga tensi darah yang tinggi.
Kondisi ini diduga terjadi karena faktor kelelahan di jalan saat membawa penumpang dari luar daerah menuju Jakarta.
"Atas dasar itulah, hari ini ada delapan awak bus yang kita anggap tidak dalam kondisi baik atau fit untuk mengemudi. Sehingga, direkomendasikan untuk istirahat setelah diperiksa dan diberikan obat
-obatan," ujarnya, Rabu (26/3).Herwin menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ini menjadi upaya preventif mencegah kejadian yang tidak diinginkan, terutama karena dipicu kelalaian manusia saat berkendara.
"Kami ingin ikut memastikan keselamatan dan keamanan penumpang dan awak bus AKAP itu sendiri," terangnya.
Menurutnya, Posko Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang dioperasikan bersama unsur PMI dan BNNK. Setiap harinya rata-rata ada 59 awak bus yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan Narkoba.
"Sejauh ini dari hasil uji tes urine semua awak bus tidak ada indikasi penggunaan Narkoba," ungkapnya.
Ia menambahkan, Posko Kesehatan juga dilengkapi dengan layanan ambulans untuk mengantisipasi jika ada yang perlu dirujuk ke rumah sakit.
"Alhamdulillah, sejauh ini belum ada yang harus dirujuk ke rumah sakit. Posko Kesehatan ini dioperasikan mulai 21 Maret hingga 11 April mendatang," ucapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah saat meninjau Posko Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang sangat mengapresiasi adanya fasilitas bagi pemudik, awak bus, dan petugas.
"Adanya posko kesehatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang akan mudik. Sehingga, mereka dalam keadaan sehat dan selamat sampai tujuan," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang sopir bus AKAP tujuan Pekalongan, Jawa Tengah, Saeful (42), mengaku sangat senang adanya posko kesehatan tersebut.
"Alhamdulillah ada posko kesehatan, jadi kita ikutan periksa mumpung gratis. Posko ini sangat membantu awak bus agar kondisi tubuhnya tetap prima saat membawa penumpang ke berbagai daerah tujuan," tandasnya.