Rabu, 19 Maret 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 249
(Foto: Nugroho Sejati)
Panen Raya serentak di 100 area tanam di Jakarta Timur menghasilkan 2,9 ton komoditas Pertanian. Panen Raya hari ini dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno di lahan
urban farming, Jalan Raya Pulogebang, RT 12/06, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung."Berkontribusi terhadap harganya yang stabil karena pasokan terjaga"
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah mengatakan, lahan urban farming yang menjadi lokasi panen tersebut meliputi, lingkungan permukiman,
Kelompok Tani (Poktan), RPTRA, rooftop perkantoran pemerintah dan swasta hingga kolong Tol Becakayu.
"Untuk komoditas pertanian total mencapai 2,9 ton dan komoditas perikanan sebanyak 595 kilogram," ujarnya, usai mendampingi Rano Karno, Rabu (19/3).
Menurutnya, komoditas Pertanian yang dipanen seperti cabai, kangkung, terung, pakcoy, tomat, brokoli, dan lainnya. Kemudian, untuk komoditas Pertanian meliputi ikan nila, mujair, patin, dan lele.
"Hasil panen sebagian dibagikan ke warga sekitar dan penggiat urban farming. Selain itu, ada juga yang dijual yang uangnya digunakan untuk operasional atau kebutuhan tanam selanjutnya," bebernya.
Sementara itu, Kepada Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Taufik Yulianto menuturkan, saat ini sedang digencarkan sosialisasi dan edukasi penanaman cabai jenis Bonita.
"Jenis cabai ini banyak keunggulannya. Di lahan urban farming Pulogebang sudah kita nama sebanyak 600 bibit tanaman cabai dan dalam setahun diprediksi bisa menghasilkan 900 kilo hingga 1,2 ton cabai," ungkapnya.
Taufik menjelaskan, cabai merupakan komoditas yang harganya bisa sangat fluktuatif dan tinggi sekali. Sehingga, dapat menjadi komoditas yang dapat mempengaruhi inflasi.
"Kalau kita bisa budidayakan sendiri, tentu dapat berkontribusi terhadap harganya yang stabil karena pasokan terjaga," bebernya.
Ia menambahkan, Panen Raya hari ini juga bertujuan untuk meningkatkan pasokan dan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dan mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan.
"Panen raya ini melibatkan kader PKK, masyarakat penggiat urban farming, pembudidaya ikan, dan unsur pemerintah. Totalnya mencapai sekitar 1.330 orang yang tersebar di 100 titik lokasi panen," tandasnya.