Kamis, 13 Maret 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 440
(Foto: Nurito)
Sebanyak 25 personel gabungan melakukan pemeriksaan bahan dan kandungan takjil di kawasan Pasar Perumnas Klender, Jalan Teratai Putih Raya, Kelurahan Malakasari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Hasilnya, sampai takjil yang diperiksa dinyatakan aman konsumsi.
"Total ada 18 sampel yang kami uji"
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, sampel takjil yang diambil dari para pedagang dilakukan uji Rapid Test di Puskesmas Pembantu Kelurahan Malaka Jaya.
"Sampel yang diuji antara lain, Lontong, Kue bugis, Otak-otak, Siomay, Asinan, Es Campur, Kerupuk, Mi Kuning Merah, Tahu hingga Kerupuk," ujarnya, Kamis (13/3).
Herwin menjelaskan, pengecekan dilakukan untuk memastikan takjil yang dijual tidak mengandung zat atau bahan berbahaya seperti, Formalin,Yellow, Boraks, Metanil Yellow, dan Rhodamin B.
"Total ada 18 sampel yang kami uji menggunakan metode Rapid Test. Hasilnya, semua dinyatakan aman konsumsi," terangnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan takjil di kawasan Pasar Perumnas Klender tersebut melibatkan petugas dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP.
"Dalam pemeriksaan takjil ini petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang agar menjual produk yang aman konsumsi," ungkapnya.
Herwin juga meminta kepada masyarakat atau konsumen untuk teliti sebelum membeli agar terhindar dari mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa membahayakan kesehatan.
"Kenali produk yang mengandung zat kimia berbahaya dan biasakan untuk mengecek label kedaluwarsa," tandasnya.