Dailami: Jakarta Masih Menyimpan Banyak Potensi 

Rabu, 11 Mei 2022 Reporter: Yudha Peta Ogara Editor: Erikyanri Maulana 3876

Dailami: Jakarta Masih Menyimpan Banyak Potensi

(Foto: doc)

Dalam era perkembangan pembangunan saat ini, Jakarta memiliki potensi banyak yang masih bisa terus dioptimalkan. Tidak hanya dari sisi historis, tapi juga kondisi geografis atau alamnya.

Tempatnya bagus dan masih sangat asri

Senator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus mengungkapkan, di bantaran Kali Ciliwung, Lenteng Agung, Jakarta Selatan masih ada potensi wisata berbasis lingkungan, Kedung Gede.

"Tempatnya bagus dan masih sangat asri, saya sudah ke sana," ujarnya, Rabu (11/5).

Menurutnya, wilayah-wilayah lain di Jakarta juga masih menyimpan potensi besar yang harus digali, dikembangkan, dibina dan dimanfaatkan untuk kepentingan warga sekitar maupun masyarakat luas.

"Wilayah-wilayah itu bisa dijadikan wisata berbasis lingkungan yang bisa dikelola oleh masyarakat sekitar yang merupakan orang asli Jakarta atau Betawi," terangnya.

Ia menambahkan, Jakarta memiliki banyak potensi terutama berbasis masyarakat dan lingkungan. Untuk itu, diperlukan kepekaan dan perhatian untuk mengangkat potensi tersebut.

"Perlu kolaborasi kita semua untuk turun dan turut ambil bagian untuk mewujudkan Jakarta Maju, Bermartabat dan Bahagia Warganya," ungkap Senator dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta itu.

Dailami menjelaskan, selain kemajuan dalam hal ekonomi, pembangunan dan teknologi, Jakarta masih mempunyai pekerjaan rumah untuk memajukan masyarakat yang berbasis lingkungan dan kebudayaan.

"Kita harus saling bergandeng tangan untuk memujudkan hal ini," ucap Bang Dai, sapaan akrabnya.

Seperti yang kita ketahui, lanjutnya, Jakarta merupakan kota yang paling maju di Indonesia dalam berbagai hal. Mulai dari pembangunan, transportasi hingga ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, kemajuan tersebut diharapkan tidak sampai menghilangkan jati diri dari masyarakat aslinya.

"Saya sebagai Senator asli Betawi menaruh perhatian besar terhadap eksistensi dari masyarakat Betawi. Terutama, agar mendapatkan status sebagai masyarakat inti Jakarta dalam revisi Undang Undang Nomor 29 Tahun 2007," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 5.451 Wisatawan Kunjungi Museum Kebaharian di Libur Lebaran

5.451 Wisatawan Kunjungi Museum Kebaharian Saat Libur Lebaran

Senin, 09 Mei 2022 1897

Layanan Bus Wisata Transjakarta Selama Libur Lebaran Diminati

Layanan Bus Wisata Transjakarta Libur Lebaran Diminati

Senin, 09 Mei 2022 2156

Tujuh Hari Libur Lebaran, 386.000 Wisatawan Kunjungi Ancol

Tujuh Hari Libur Lebaran, 386.000 Wisatawan Kunjungi Ancol

Minggu, 08 Mei 2022 1519

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468997

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307711

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284327

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260941

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196575

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks