Kamis, 29 Januari 2015 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 3960
(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)
Pemkot Administrasi Jakarta Pusat mengimbau agar seluruh perkantoran, khususnya milik pemerintah, lebih peduli pada kaum wanita. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah dengan menyediakan ruang laktasi bagi para pegawai wanita dan masyarakat umum yang telah menjadi ibu.
Seluruh kantor pemerintahan harus ada ruang laktasi untuk ibu yang punya balita. Ruang itu harus dibuat senyaman mungkin, sejuk, bersih serta disediakan kulkas dan televisi
"Seluruh kantor pemerintahan harus ada ruang laktasi untuk ibu yang punya balita. Ruang itu harus dibuat senyaman mungkin, sejuk, bersih serta disediakan kulkas dan televisi," kata Arifin, Wakil Walikota Jakarta Pusat, Kamis (29/1).
Arifin mengakui, kantor pemerintahan di Jakarta Pusat masih sedikit yang menyediakan ruang laktasi. Menurutnya, penambahan ruang ini harus menjadi prioritas di ruang pelayanan publik.
Dikatakan Arifin, di kantor Pemkot Administrasi Jakarta Pusat sendiri hanya tersedia satu ruang laktasi, yakni di Blok C lantai 1.
"Harusnya di setiap kantor PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) tingkat kelurahan hingga walikota disediakan ruang laktasi. Ini penting bagi ibu yang masih menyusui. Kita tidak ingin ada ibu yang harus ke kamar mandi hanya untuk menyusui bayinya. Ini namanya tidak manusiawi," jelas Arifin.