Disdik Jamin Tak Ada Jual Beli Bangku Sekolah

Rabu, 02 Juli 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 3866

marbun larso

(Foto: Erna Martiyanti)

Dinas Pendidikan DKI Jakarta berkomitmen tidak ada praktik jual beli bangku kosong dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPBD) DKI tahun ini. Pendaftaran secara online telah ditutup sejak 30 Juni lalu. Rencananya pengumuman bangku kosong yang masih tersedia akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Saya sudah bikin edaran, mau apa lagi mereka. Kalau masih ada yang nekat saya copot dari jabatan kepala sekolah

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun mengatakan, dipastikan tahun ini tidak akan ada jual beli bangku kosong. Pihaknya telah mengumpulkan semua kepala sekolah untuk membuat komitmen mengenai bangku kosong. "Saya sudah mengumpulkan semua kepala sekolah dan mereka berkomitmen akan hal itu," kata Lasro di Balaikota, Rabu (2/7).

Ditegaskan Lasro, dirinya tidak segan-segan untuk mencopot jabatan kepala sekolah, jika diketahui masih ada yang melakukan praktik jual beli bangku kosong. Bahkan untuk mengingatkan pihak sekolah, pihaknya juga telah mengirimkan surat edaran ke setiap sekolah. "Saya sudah bikin edaran, mau apa lagi mereka. Kalau masih ada yang nekat saya copot dari jabatan kepala sekolah," tegas Lasro.

Lasro meminta kepada masyarakat, jika ada yang menemukan praktik jual beli bangku sekolah, untuk segera melaporkannya kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Pihaknya akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

Data dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, untuk tingkat SD tersedia sebanyak 55.665 kursi, yang terdiri dari 49.982 kursi untuk siswa asal DKI dan 5.683 kursi untuk luar DKI.

Sementara kursi untuk tingkat SMP yakni sebanyak 42.447 kursi dari 284 sekolah. Jumlah tersebut terdiri dari jalur domisili 35.198 kursi, jalur prestasi 2.994 kursi, jalur inklusi 903 kursi, dan luar DKI 3.352 kursi.

Di tingkat SMA tersedia sebanyak 16.727 kursi, yang terdiri dari jalur domisili sebanyak 13.915 kursi, jalur prestasi sebanyak 1.274 kursi, jalur inklusi sebanyak 224 kursi, dan luar DKI sebanyak 1.314 kursi. Selain itu, khusus untuk SMA Negeri Unggulan MH Thamrin tersedia sebanyak 80 kursi, terdiri dari luar DKI 8 kursi, jalur umum 32 kursi, jalur prestasi 8 kursi, dan untuk keluarga tidak mampu 32 kursi.

Jumlah kursi yang tersedia di tingkat SMK yakni sebanyak 15.719 kursi. Jumlah tersebut terdiri dari jalur domisili sebanyak 14.231 kursi, jalur prestasi sebanyak 636 kursi, jalur inklusi sebanyak 218 kursi, dan luar DKI sebanyak 634 kursi.

BERITA TERKAIT
Saya baca di media, dia (Roy) bilang 'baru jadi Pelaksana Tugas Gubernur saja sudah berani desak men

Ahok Minta Disdik Tunda Penghapusan Ekskul Pencinta Alam

Selasa, 01 Juli 2014 7178

marbun larso

Disdik Larang Ekstrakurikuler Pecinta Alam di Sekolah

Senin, 30 Juni 2014 11876

Gaji PHL Pertamanan Jakpus Belum Dibayar Lima Bulan

Ratusan Guru Honorer Belum Terima Honor 2 Bulan

Kamis, 26 Juni 2014 6095

Sedangkan yang tidak lulus hanya 17 peserta atau 0,11 persen.

Jaktim, Peringkat Pertama Kelulusan UN SMA

Rabu, 21 Mei 2014 11418

Ryan Aditya Peserta UN terbaik di Indonesia

Nilai UN Tinggi, 2 Siswa DKI Belum Dapat Tawaran Beasiswa

Selasa, 20 Mei 2014 6584

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468997

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307711

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284326

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260941

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196574

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks