Selasa, 08 September 2015 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 6542
(Foto: Nurito)
Meski sudah sering ditertibkan, namun keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monas seolah tak ada habisnya. Kini, mereka terlihat marak berjualan saat malam hari.
Pantauan Beritajakarta.com, saat matahari mulai tenggelam, satu per satu PKL menggunakan gerobak, lapak, sepeda motor dan lain sebagainya mulai menempati sejumlah lokasi di kawasan Monas. Seperti di sisi timur atau dekat pintu masuk Stasiun Gambir. Para PKL ini terlihat sangat leluasa menempati trotoar maupun badan jalan yang ada.
Parahnya lagi, para PKL ini seperti sengaja membuang sampah sisa dagangannya ke taman maupun jalur hijau di sekitarnya. Alhasil, kondisi demikian membuat kawasan Monas terlihat semakin macet, kotor dan semrawut.
MD (30), salah seorang pedagang bakso mengatakan, ia dan teman-temannya mulai berjulan di kawasan Monas sejak pukul 17.00. "Kalau malam hari tidak ada penertiban lagi. Karena penjagaan oleh Satpol PP maksimal sampai jam 19.00. Saat mereka tidur, ya kami bebas berjualan," ujar MD, saat ditemui Beritajakarta.com Senin (7/9) malam.
Menanggapi hal ini, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengakui jika salah satu titik PKL di kawasan Monas berada di sisi timur atau dekat pintu masuk Stasiun Gambir.
Dikatakan Yadi, penjagaan ketat sudah dilakukan pihaknya selama ini. Namun,karena keterbatasan jumlah personel dimanfaatkan para PKL untuk kembali berjualan di kawasan Monas. "Personel kita terbatas, tidak mungkin jaga sampai 24 jam. Namun pada Sabtu dan Minggu kita jaga sampai pukul 22.00," kata Yadi.