Kamis, 13 Maret 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 378
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Baznas (Bazis) DKI Jakarta mengadakan program Hapus Tato. Dalam pelaksanaan di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kita Jakarta Selatan, program ini terlihat sangat diminati.
"Tahun ini kuotanya mencapai 160 orang"
Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin mengapresiasi program Hapus Tato karena menjadi wujud kepedulian pemerintah kepada warga yang ingin berhijrah atau memperbaiki diri.
"Alhamdulillah, tahun ini info dari Baznas (Bazis) ada penambahan kuota yang sangat signifikan. Kalau tahun kemarin hanya 70 orang, tahun ini kuotanya mencapai 160 oran
g," ujarnya, Kamis (13/3).Melihat antusias warga yang tinggi untuk menghapus tato, Munjirin meminta program ini bisa berjalan rutin dan tiap tahun jangan hanya satu kali saja.
"Saya lihat menghapus tato ini tidak hanya satu kali saja langsung bisa hilang, ada yang berkali-kali baru hilang. Kalau digelar secara rutin satu tahun lebih dari satu kali akan meringankan beban mereka," terangnya.
Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Akhmad H Abubakar menjelaskan, diadakannya program ini salah satunya untuk mengangkat derajat orang yang memiliki tato. Bukan hanya di mata orang lain, namun juga di mata Tuhan Yang Maha Esa.
"Menghapus tato ini juga dari mewujudkan kesempurnaan atau kesucian mereka dalam menjalankan ibadah salat," ungkapnya.
Ia menambahkan, program ini juga bertujuan meringankan beban mereka yang ingin menghapus tato. Sebab, jika dilakukan secara mandiri biayanya cukup besar.
"Semoga program ini akan membawa harapan untuk membahagiakan dan membuat warga DKI Jakarta menjadi lebih baik di masa yang akan datang," tandasnya.