Rabu, 05 Maret 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 326
(Foto: Anita Karyati)
Pasukan Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara sudah melakukan penanganan sebanyak 1.525 pohon rawan tumbang dan sempal dalam periode Januari-Februari 2025.
"Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat"
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Habib Prabandoko merinci, pada bulan Februari dilakukan penanganan sebanyak 838 pohon dan untuk Januari berjumlah 687 pohon.
"Penanganan pohon ini penting untuk lebih memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat karena saat ini masih kerap terjadi hujan disertai angin kencang," ujarnya, Rabu (5/3).
Habib menjelaskan, dengan dilakukannya penanganan tersebut juga akan membuat pohon yang berada di lingkungan warga, taman, jalur hijau, dan lainnya tetap terawat serta
tertata rapi."Penanganan ini rutin kita lakukan secara berkala sekaligus untuk mengecek kondisi pohon," terangnya.
Menurutnya, dari total 1.525 pohon yang ditangani, sebanyak 29 pohon dilakukan penebangan, 83 pohon dipangkas berat, 1.040 pohon pangkas sedang, dan 306 pohon dilakukan pemangkasan ringan.
"kami juga melakukan penanganan sebanyak dua pohon sempal dan 65 pohon tumbang dalam periode Januari-Februari 2025," benernya.
Ia menambahkan, sebanyak 80 personel Pasukan Hijau dari tingkat Satuan Pelaksana di enam wilayah kecamatan dikerahkan dalam penanganan pohon tersebut.
Sebagai optimalisasi upaya preventif terjadinya pohon tumbang dan sempal, saat ini dilaksanakan program Rabu Penopingan.
"Kami imbau kembali kepada warga untuk segera melapor bila memang ada pohon yang harus segara ditangani. Sehingga, kerugian akibat kejadian pohon tumbang dan sempal dapat diminimalisir," tandasnya.