Tarif Bus di Terminal Rawamangun Mulai Naik

Selasa, 07 Juli 2015 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 5333

PO Bus di Terminal Rawamangun Ramai-ramai Naikkan Tarif

(Foto: Nurito)

Meskipun belum ada keputusan resmi dari pemerintah, namun sejumlah perusahaan otobus (PO) Bus di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, sudah menaikkan tarif secara sepihak. Bahkan, kenaikan tarif itu sudah diberlakukan sejak hari Senin (6/7) kemarin. Rata-rata kenaikan tarif berkisar antara 15-20 persen.

Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik

Pantauan beritajakarta.com, Selasa (7/7), arus mudik masih terlihat sepi. Kendati begitu penumpang yang mudik tidak mempersoalkan kenaikan tarif  sebab belum terlalu signifikan.

Salah satunya, Bus ANS jurusan Padang dan sekitarnya, saat ini sudah naik Rp 500 ribu dari sebelumnya Rp 400 ribu. Tarif ini akan terus naik hingga maksimal Rp 600 ribu saat H-3 hingga H-1.

"Tarif ini juga akan naik lagi secara bertahap. Tanggal 10 naik menjadi sekitar Rp 400 ribu. Bahkan tanggal  13-15 Juli bisa mencapai Rp 600 ribu," ujar salah seorang petugas tiket yang enggan disebutkan namanya.

Guring (38), petugas tiket PO Bus Gunung Harta mengatakan, untuk jurusan Jakarta-Surabaya, saat ini sudah mencapai Rp 350 ribu. Padahal, sepekan lalu masih normal Rp 280 ribu.

"Semua PO Bus di sini memang sudah menaikkan tarif secara bertahap. Di PO Bus Gunung Harta jurusan Surabaya, saat ini juga sudah naik. Bahkan tanggal 14-15 Juli nanti naik lagi hingga mencapai Rp 550 ribu," ujar Guring.

Kepala Terminal Bus Rawamangun, Jian Robert Simanjuntak mengatakan, saat ini memang belum ada ketentuan kenaikan tarif armada pengangkut pemudik. Namun, ia juga tak bisa mengambil tindakan terhadap PO Bus yang menaikkan tarif sepihak. Alasannya, yang menaikkan tarif itu adalah PO Bus Eksekutif. Terlebih khusus untuk bus eksekutif memang ada ketentuan tarif batas atas dan batas bawah.

"Itu bukan pelanggaran karena kan tidak ada ketentuan standarnya untuk bus eksekutif. Jadi tarif atas bawah untuk bus eksekutif itu memang ditentukan oleh PO Bus itu sendiri," ujar Jian Robert Simanjuntak.

BERITA TERKAIT
 Tidak Ada Ruang Tunggu, Pemudik Keleleran di Terminal Rawamangun

Calon Pemudik Tunggu Bus di Luar Terminal

Selasa, 07 Juli 2015 4242

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi H-5

Senin, 06 Juli 2015 4807

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Jelang Lebaran, Bisnis Sewa Mobil Sepi Order

Senin, 06 Juli 2015 4354

terminal bus pasar minggu

Awasi Tarif Bus Mudik, Petugas Dishub Menyamar

Kamis, 17 Juli 2014 4909

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Menhub Tinjau Arus Mudik di Terminal Pulogadung

Rabu, 23 Juli 2014 4206

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468995

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307710

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284326

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260939

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196574

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks