Pemkot Jaktim dan ACT Komitmen Atasi Stunting

Rabu, 15 Juni 2022 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 1642

Pemkot Jaktim dan ACT Komitmen Atasi Stunting

(Foto: Nurito)

Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkomitmen untuk menangani masalah stunting. Komitmen ini dituangkan dalam peluncuran program Gerakan Generasi Merdeka Stunting, Rabu (15/6).

Saat ini angka kasus stunting di Jaktim di bawah rata-rata 13,4 persen

Kegiatan dibuka Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, didampingi Ketua TP PKK Jakarta Timur, Diah Anwar dan perwakilan dari ACT.

Menurut Anwar, membebaskan suatu daerah dari stunting adalah tantangan besar. Pihaknya telah melakukan upaya pencegahan meluasnya stunting melalui berbagai program dengan melibatkan CSR.

“Kita berharap, program ini dapat membantu percepatan mengentaskan masalah stunting di Jakarta Timur, karena pada 2030 nanri generasi kita harus merdeka dari stunting” tegas Anwar.

Menurutnya, ACT hadir bukan hanya memberikan bantuan sosial namun juga melakukan pendampingan, konsultasi, edukasi dan lainnya agar masyarakat membiasakan diri dengan pola hidup bersih dan sehat. Sehingga diharapkan kasus stunting di Jakarta Timur semakin menurun.

"Saat ini angka kasus stunting di Jaktim di bawah rata-rata 13,4 persen, sedangkan nasional standarnya 14 persen," ungkap Anwar

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar menyatakan, melalui Humanity Medical Services (HMS), pihaknya bersama Pemkot Jakarta Timur berkomitmen menurunkan angka stunting. Karena jika kualitas SDM buruk akibat stunting, masa depan Indonesia menjadi taruhan. 

“Cita-cita mewujudkan Indonesia Emas di 100 tahun kemerdekaan dan menjadi bangsa yang maju bisa terhambat,” kata Ibnu.

Dia berharap, dari kegiatan ini semua elemen masyarakat sadar dan turut berkontribusi mewujudkan Indonesia bebas stunting

Sementara, Direktur HMS-ACT Arini Retno Palupi menjelaskan, stunting merupakan salah satu masalah pada anak akibat kekurangan gizi dalam tubuhnya. Akibatnya, ukuran tubuh anak  dibanding anak seusianya.

Dalam mengatasi stunting, kata Arini,perlu upaya yang menyeluruh dan berkesinambungan, dari hulu hingga ke hilir. Sehingga hasilnya maksimal dan stunting dapat diatasi hingga ke akar permasalahannya.

Langkahnya antara lain adalah memberikan edukasi kepada perempuan, calon ibu, ibu hamil, dan anak-anak akan pentingnya asupan gizi seimbang.

"Ibu dan ibu hamil memiliki peran yang strategis dalam mengatasi stunting dan mewujudkan anak-anak bebas stunting," tandasnya

BERITA TERKAIT
Anwar : Ada Adipura Atau Tidak, Lingkungan Harus Tetap Bersih

Anwar Ajak Aparatur dan Masyarakat Budayakan Kebersihan Lingkungan

Minggu, 05 Juni 2022 1646

Jelang HUT Jakarta ke 495, Forkopimko Jaktim Ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta

Forkopimko Jaktim Tabur Bunga ke Makam Pangeran Jayakarta

Rabu, 15 Juni 2022 1866

BERITA POPULER
Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusunawa Marunda

Pemkot Jakut Bantu Perketat Pengawasan Rusun Marunda

Jumat, 21 Juni 2024 468997

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Dishub Gandeng Waze Luncurkan Fitur Navigasi Ganjil Genap

Kamis, 19 Oktober 2017 307712

 Libur Natal, 36.871 Pengunjung Padati TMII

TMII Dipadati Pengunjung

Jumat, 25 Desember 2015 284327

Siswa di Jakut Tebarkan Optimistis Sintas COVID 19 Melalui Puisi

Siswa di Jakut Tebar Optimistis di Tengah COVID- 19 Melalui Puisi

Rabu, 15 April 2020 260941

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Basuki akan Bongkar Reklamasi PT KCN

Jumat, 15 April 2016 196575

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks